Cahaya itu melukiskan kalimat yang menyatakan bahwa menjadi seorang perempuan … -terlebih lagi perempuan muslimah-seharusnya menjadi perempuan yang bisa menjaga adab dan kesopanan, kecantikan dan keanggunan. nilai seorang perempuan tidak terletak pada wajahnya yang cantik rupawan, bukan pula pada harta dan kekayaan…..
Nilai seorang perempuan terletak pada jiwa yang merindu dan menghamba kepada Tuhan. semakin Rindu dan semakin menghamba, semakin tinggi nilainya, luhur budinya, baik akhlaknya, dan indah serta cantik dirinya.
Dalam kerinduan dan penghambaan diri kepada Allah, Cinta bukanlah suatu hal yang aneh, hina dan rendah kedudukannya, Cinta adalah keniscayaan.
Tidak ada salah dalam cinta seorang laki-laki kepada perempuan & dan cinta seorang perempuan kepada laki-laki…
Namun, dalam kerinduan dan penghambaan diri kepada Tuhan, Cinta telah memilih jalanya sendiri, jalan mana yang tidak bertentangan dengan arus kehidupan yang bergerak di bawh kendali-Nya.
Cinta sejati laksana kumbang yang terbang mengintari kelopak melati.


….
tak pernah ada yg dirugikan dalam hubungan antara sang kumbang dengan melati…
Melati tak pernah khawatir dengan kehadiran sang kumbang karena dia tahu kumbang datang untuk menjaganya, bukan untuk merusak atau menyakitinya…… Baca Selengkapnya
Saat kumbang menghisap madunya sekalipun, dia akan melakukannya tanpa harus menjatuhkan kelopak melati…
Mereka tahu bahwa mereka saling membutuhkan…
Mereka bisa saling mengisi, memberi dan menerima…
Mereka melakukannya dengan penuh keikhlasan…
….